Pages

Subscribe:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

Friday, January 22, 2016

5 Jenis sayuran sederhana ini memiliki Kadar Kalsium paling tiggi

Kalsium merupakan sebuah elemen kimia yang memiliki simbol Ca dan memiliki nomor atom 20. Kalsium adalah salah satu mineral yang bermanfaat untuk membantu proses pembentukan tulang dan gigi, pembekuan darah, kontraksi otot, transmisi sinyal pada sel saraf, dan mencegah terjadinya osteoporosis.

Sumber kalsium yang paling populer dikalangan  masyarakat adalah susu. Namun, tahukan kamu kita dapat memperoleh kalsium melalui sayur-sayuran yang kita makan sehari-hari.

1. Daun Pohpohan

Daun Pohpohan sangat populer bagi masyarakat sunda sebagai bahan lalapan yang dimakan segar-segar. Daun ini mengandung kalsium yang paling tinggi dari sayur lainnya, yaitu 744 mg/100g.


2. Ketimun




Ketimun sering digunakan sebagai sayur penghias untuk nasi goreng dan mi goreng. Disamping dapat menurunkan tekanan darah dan sering dijadikan  masker, sayur ini juga memiliki kandungan kalsium sebanyak 291 mg/100g.



3. Bayam Kukus

 

Sayuran ini sangat identik dengan masayarakat Indonesia, Sayur ini bisa dimasak dengan banyak cara. Namun bayam akan memliki kandungan kalsium yang tinggi apabila diolah dengan cara dikukus. Kandungan kalsiumnya adalah 239 mg/100g.



4. Daun Katuk

 

Selain dapat meningkatkan produksi ASI, ternyata daun katuk memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi yaitu 233 mg/100g.



5. Daun Singkong

 

Bagi  masyarakat Sunda, sayuran ini biasa diolah untuk menjadi lalapan. Bagi masyarakat Sumatera Utara, sayuran ini biasa diolah dengan cara ditumbuk lalu dimasak dengan santan kelapa. Nah, sekarang ini ada juga yang menyulap sayur ini menjadi dendeng daun singkong. Kandungan kalsium pada sayuran ini adalah 166mg/100g.

Itulah 5 jenis sayuran yang memiliki kadar kalsium paling tinggi. Buat sahabat sekalian, kalau ingin memiliki tulang yang kuat dan sehat, jangan pernah ragu untuk mengonsumsi sayur-sayuran. Meskipun sederhana tapi manfaatnya luar biasa. 



Wednesday, January 20, 2016

Kenali Penyakit Diabetes Melitus


Jumlah penderita penyakit diabetes melitus akhir-akhir ini menunjukkan kenaikan yang bermakna di seluruh dunia. perubahan gaya hidup seperti pola  makan dan berkurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai faktor-faktir penyebab terpenting. WHO menyatakan, penderita DM di Indonesia mengalami kenaikan 8,4 juta jiwa pada tahun 2000, menjadi 21,3 juta jiwa pada tahun 2030.

Biasanya DM timbul pada orang dengan riwayat keluarga penderita DM, namun DM bisa saja timbul pada orang tanpa riwayat DM dalam keluarga dimana proses terjadinya bertahun-tahun dan sebagian berlangsung tanpa gejala.

Diabetes adalah suatu penyakit karena tubuh tidak mampu mengendalikan jumlah gula, atau glukosa dalam aliran darah, Ini  menyebabkan hiperglikemia, suatu keadaan gula darah yang tingginya sudah membahayakan (Setiabudi, 2008). Orang-orang biasa menyebut ini dengan penyakit gula.

Faktor utama diabetes ialah insulin, suatu hormon yang dihasilkan oleh kelompok sel beta pankreas. Pada saat kita makan, didalam tubuh makana akan diubah menjadi glukosa.Insulin ini akan memberikan sinyal kepada tubuh agar glukosa diserap ke dalam sel untuk kemudian diubah  menjadi energi.


Sebenarnya DM ada beberapa tipe yaitu;


  1. DM tipe I 
  2. DM Tipe II
  3. DM yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom lainnya
  4.  Diabetes Melitus Gestasional
  5. DM tipe II adalah fokus utama karena lebih banyak diderita


Penyebab DM tipe II 
  1.  Usia ;biasanya orang yang berumur 40 tahun ke atas lebih beresiko untuk menderita DM
  2.  Obesitas
  3. Riwayat Keluarga
  4. Gaya Hidup


Tanda dan Gejala

1. Poliuria, buang air kecil yang berlebihan
2. Polidipsi, timbul rasa haus yang berlebihan sehingga menyebabkan sering  minum
3. Polifagia, rasa lapar yang berlebihan sehingga menyebabkan sering makan
4. penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya
5. luka sulit sembuh, sehingga sering menyebabkan kami membusuk

Apabila orang di sekitar kita mengalami tanda-dan gejala seperti di atas, maka tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah dengan memakali alat atau memeriksakan diri ke dokter.



Nah, buat yang ingin mencegah maupun memulihkan diri dari penyakit DM bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Mengubah pola makan dengan gizi seimbang dan hindari makana dengan kadar gula tinggi
  • Olahraga secara teratur
  • buat yang sudah terlanjur terkena DM biasanya menggunakan obat insulin, jadi gunakan secara teratur sesuai anjuran dokter.


Ingat, penyakit DM bisa menyerang siapa saja. Gaya hidup adalah penentu status kesehatan di masa mendatang.