Pages

Subscribe:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

Thursday, February 4, 2016

Waspada Virus Zika

Zika virus adalah virus yang penyebarannya melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang masih satu famili dengan virus penyebab dengue, dan cikungunya. Virus ini biasanya menjadi endemik di wilayah afrika dan area pasifik.

Virus ini pertama kali di identifikasi di negara Uganda pada tahun 1947. Penemuan ini pertama kali ditemukan dari kasus demam pada kera endemik Uganda. Kemudian virus ini menjangkit manusia dan pernah menyerang sejumlah populaso di Afrika pada tahun 1954.

Kasus pertama yang terjadi di luar Afrika terjadi di Yap Island, sebuah pulau di kawasan pasifik Mikronesia pada  tahun 2007.

Pada ibu hamil yang positif terjangkit virus zika kemungkinan bisa menularkan pada janinya dan akan menyerang jaringan otot dan sistem saraf termasuk sistem saraf pusat yang akan menyebabkan mikrosefalus (ukuran otak yang mengecil). Hubungan infeksi virus zika dengan bayi dengan kejadian cacat mikrosefalus belum terbukti secara ilmiah, namun bukti ke arah itu semakin kuat.

Gejala:

  1. Gejala yang paling umum adalah demam, ruam, nyeri sendi, atau konjungtivitis (mata merah). Gejala umum yang lain nyeri otot dan sakit kepala. Periode inkubasi virus Zika belum diketahui secara pasti tetapi diperkirakan sekitar beberapa hari sampai 1  minggu.
  2. Penyakit biasanya ringan dengan gejala selama beberapa hari sampai 1 minggu.
  3. Zika virus selalu tinggal di dalam darah orang yang teinfeksi selama beberapa hari tetapi bisa saja untuk waktu yang lebih lama
  4. Biasanya tidak sampai menimbulkan penyakit yang parah
  5. jarang terjadi kematian


Diagnosis:

  1. Gejala Zika sama dengan gejala DBD dan cinkungunya, penyebarannya melalui nyamuk yang sama
  2. Periksa kesehatan ke petugas kesehatan jika memiliki gejala seperti di atas atau tinggal di tempat yang penduduknya ada yang terinfeksi virus zika
  3. Jika kamu akan melakukan traveling, beritahu pada petugas kesehatan kapan dan kemana kakmu akan pergi.
  4. Petugas kesehatan mungkin akan menganjurkan untuk melakukan tes darah


Pengobatan:

  1. Tidak ada vaksin atau pengobatan untuk mencegah maupun menyembuhkan virus zika
  2. sembuhkan gejala dengan cara: banyak istirahat, minum air untuk mencegah dehidrasi, Minum obat seperti asetaminopen untuk mengurangi demam dan nyeri, Jangan mengonsumsi aspirin dan obat steroid anti nflamasi, seperti ibuprofen dan naproxen, hal ini dilakukan untuk mengurangi  resiko terjadinya perdarahan seperti pada dengue
  3. Jika sudah terinfeksi, cegah gigitan nyamuk untuk menghindari penyebaran


Pencegahan

Pencegahan infeksi virus zaki sama dengan pencegahan DBD: yaitu 3 M
  • menutup rapat-rapat bak mandi agar tidak menjadi sarang nyamuk dan air tidak menjadi penampungan jentik-jentik nyamuk
  • menguras bak mandi setidaknya 1 minggu sekali
  • meimbun barang tak terpakai seperti kaleng atau wadah kosong yang memungkinkan menjadi tempat tergenang air.
  • gunakan juga lotion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk yang mungkin masih ada
Kita harus selalu waspada terhadap segala penyakit, meskipun terkadang ada suatu penyakit yang terdengar spele, namun harus tetap ditangani dengan baik. 

0 comments:

Post a Comment